Tampilkan postingan dengan label Paud. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paud. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 April 2011

Soal untuk mahasiswa S1 Paud semester 6


Kerjakan soal berikut:
  1. Uraikan bagaimana konsep kreativitas itu
  2. Jelaskan teori-teori yang mendasari kreativitas
  3. Mengapa kreativitas itu penting dalam kehidupan individu
  4. Bagaimana mengukur kreativitas individu
  5. Uraikan bagaimana mengembangkan kreativitas anak
  6. Jelaskan apa kreteria individu itu kreatif

Jawaban dikumpulkan paling lambat hari senin jam 08.30

Minggu, 27 Maret 2011

PENDIDIKAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS


Bagi kita yang berkecimpung dalam pendidikan anak usia dini, perlu memiliki wawasan tentang anak-anak yang berkebutuhan khusus. Seperti misalnya anak hiperaktif, anak autis, berkesulitan belajar dan retardasi mental  serta yang lainnya. Anak-anak dengan kasus tsb perlu diatasi sebelum anak berusia 6 tahun.

Anak berkebutuhan khusus adalah  “anak yang dalam proses pertumbuhan atau perkembangan-nya mengalami kelainan/penyimpangan (fisik, mental-intelektual, sosial, emosional), sehingga memerlukan pelayanan pendidikan khusus.” Penyimpangan yang dimaksud dalam definisi tersebut termasuk tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksa, lamban belajar, berbakat, tunalaras, gangguan komunikasi, ADHD, dan autism (Mangunsong, 2009).
Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang secara signifikan (bermakna) mengalami kelainan/penyimpangan (phisik, mental-intelektual, social, emosional) dalam proses partum-buhan/ perkembangannya dibandingkan dengan anak-anak lain seusianya sehingga mereka memerlukan pelayanan pendidikan khusus. Dengan demikian, meskipun seorang anak mengalami kelainan/ penyimpangan tertentu, tetapi kelainan/penyimpangan tersebut tidak signifikan sehingga mereka tidak memerlukan pelayanan pendidikan khusus, anak tersebut bukan termasuk anak berkebutuhan khusus.
Anak berkebutuhan khusus didefinisikan sebagai anak yang memerlukan pendidikan dan layanan khusus untuk mengembangkan potensi kemanusiaan mereka secara sempurna. Anak luar biasa juga dapat didefinisikan anak berkebutuhan khusus. Anak luar biasa disebut anak berkebuthan khusus karena dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, anak ini membutuhkan bantuan layanan pendidikan, layanan social, layanan bimbingan dan konseling serta berbagai jenis layanan lainnya yang bersifat khusus.

Jenis-jenis layanan diberikan secara khusus kepada anak yang berkebutuhan khusus. Adapun yang termasuk pihak-pihak yang kompeten dalam memberikan layanan pendidikan, layanan social, bimbingan dan konseling dan jenis layanan lainnya ialah para pendidik yang berijazah PLB, pekerja social, konselor dan ahli lain yang relevan.  Guru  TK  atau  pendidik  anak usia  dini  perlu  membantu  untuk  mengembangkan  potensi  anak  yang berkebutuhan  khusus  seoptimal mungkin.

Perhatian dari pemerintah pun tampak dari layanan pendidikan khusus yang disediakan bagi mereka, sebagaimana dijelaskan dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Dirjen Manajemen Dikdasmen, 2006). Saat ini diperkirakan sepuluh persen dari populasianak di dunia adalah anak berkebutuhan khusus (Dampingi anak, n.d.). Jumlah anak berkebutuhan khusus di Indonesia pun terus meningkat, meskipun tidak dapat dipastikan. Dinas Pendidikan Luar Biasa Kementerian Pendidikan Nasional mencatat terdapat 324.000 orang ABK di Indonesia (Pendidikan anak, 3 Maret 2010). Prevalensinya yang tinggi serta kesadaran masyarakat yang semakin meningkat mengenai isu ini membuat ABK semakin mendapatkan perhatian. Direktorat Pendidikan Luar Biasa (2004, dalam Mangunsong, 2010)

Anak berkebutuhan khusus diklasifikasikan atas beberapa kelompok sesuai dengan jenis kelainan anak. Klasifikasi tersebut mencakup kelompok anak yang mengalami keterbelakangan mental, ketidak mampuan belajar, gangguan emosional, kelainan fisik, kerusakan atau gangguan pendengaran, kerusakan atau gangguan penglihatan, gangguan bahasa dan wicara dan anak yang berbakat luar biasa. 
to continu 

Rabu, 16 Maret 2011

Perilaku Manusia

Perilaku  merupakan suatu tindakan sosial manusia yang sangat mendasar. Penerimaan terhadap perilaku seseorang diukur relatif terhadap norma sosial dan diatur oleh berbagai kontrol sosial. Dalam kedokteran perilaku seseorang dan keluarganya dipelajari untuk mengidentifikasi faktor penyebab, pencetus atau yang memperberat timbulnya masalah kesehatan. Intervensi terhadap perilaku seringkali dilakukan dalam rangka penatalaksanaan yang holistik dan komprehensif. Perilaku manusia dipelajari dalam ilmu psikologi, sosiologi, ekonomi, antropologi dan kedokteran

Penyebab perilaku menyimpang adalah ketidaksanggupan menyerap norma-norma kebudayaan, Proses belajar yang menyimpang, Ketegangan antara kebudayaan dan struktur sosial, Ikatan sosial yang berlainan, Akibat proses sosialisasi nilai-nilai sub-kebudayaan yang menyimpang.

Sabtu, 12 Maret 2011

Rancangan Pembelajaran Taman Kanak-kanak (Sri S)

1. SILABUS

Silabus merupakan seperangkat rencana dan pengaturan kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas dan penilaian hasil belajar. Silabus harus disusun secara sistematis dan berisikan komponen-komponen yang saling berkaitan untuk memenuhi target pencapaian kompetensi dasar. Silabus di Paud formal pada kelompok usia 4-6 tahun dituangkan dalam bentuk perencanaan semester, perencanaan mingguan dan perencanaan harian
B.     PENGEMBANGAN SILABUS
a.      Perencanaan Semester
Perencanaan semester merupakan program yang dipetakan berisi jaringan tema, bidang pengembangan, kompetensi dasar, hasil belajar dan indicator yang ditata secara urut dan sistematis, alokasi waktu yang diperlukan untuk setiap jaringan tema dan sebarannya ke dalam semester 1 dan 2
Langkah-langkah pengembangan program semester, sebagai berikut:
1.      Mempelajari Standar Kompetensi Dasar
2.      Menentukan Tema yang dapat mempersatukan kompetensi-kompetensi tersebut untuk setiap kelompok dalam satu semester
3.      Membuat matrik hububungan Kompetensi Dasar. Dalam langkah ini yang harus dilakukan adalah memasukkan hasil belajar dan atau indicator kedalam jaringan tema
2. TEMA DAN SUB TEMA
     semester/ganjil
NO
TEMA
SUB TEMA
Waktu
1
Diri Sendiri
a.       Aku
b.      Panca Indra
c.       Kesukaanku
d.      Keluargaku
a.       1 minggu
b.      1 minggu
c.       1 minggu
d.      1 minggu
2
Kebutuhanku
a.       Makan dan Minum
b.      Pakaian
c.       Kesehatan dan kebersihan
d.      keamanan
a.       1 minggu
b.      1 minggu
c.       1 minggu

d.      1 minggu
3
Lingkunganku

e.      Rumahku
f.        Sekolahku
g.       Tempat tinggalku
a.       1 minggu
b.      1 minggu
c.       1 minggu
4
Binatang

a.       Binatang piaraan dan liar
b.      Darat, Laut dan Udara
a.       1 minggu
b.      1 minggu
5
Tanaman
a.       Sayuran
b.      Buah-buahan
c.       Hias
a.       1 minggu
b.      1 minggu
c.       1 minggu


3. CONTOH MODEL RKM
TEMA : DIRI SENDIRI

Pembiasaan

Seni

Fisik/Motorik

Kognitif

Bahasa

Mengucapkan doa sebelum dan sesudah makan
Menyanyi lagu “Doa”
Menyanyi lagu “Aku Punya Tangan dan Kaki”
Menyanyi lagu “Tuhan Maha Esa”
Mencuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan
Makan bersama

Menggambar bebas dengan pensil warna
Menggambar bebas dengan krayon
Menggambar bebas dengan kapur tulis
Menggambar bebas dari bentuk dasar titik (.)
Menggambar bebas dari bentuk dasar lingkaran (o)
Menggambar bebas dari bentuk dasar segitiga (D)
Mewarnai gambar orang
Mewarnai gambar buah
Mewarnai gambar mainan
Meronce manik-manik dengan 2 pola
Mencipta satu bentuk bangunan dari balok
Mencipta satu bentuk bangunan dari kepingan geometri
Permainan warna dengan krayon
Bertepuk tangan dengan 2 pola
Ritmik Terpimpin
Menyanyi lagu “Panca Indera”

Fisik/Motorik
Menyisir rambut
Mencuci dan melap tangan
Memakai sepatu sendiri
Membentuk mainan yang disenangi dengan plastisin
Membentuk dengan adonan tepung
Membentuk dengan pasir
Membuat garis lengkung
Membuat garis tegak
Menggunting garis lurus
Menggunting garis lengkung
Mencocok dan menempel gambar orang
Mencocok dan menempel gambar mainan
Menyusun 12 kubus menjadi bentuk menara
Berjalan pada garis lurus
1
 
Berjalan pada garis lurus dengan membawa beban
Meloncat dari ketinggian 30 cm
Memanjat, bergantung, berayun
Menendang bola ke depan
Menendang bola ke belakang
Merayap membentuk lingkaran
Merangkak menerobos simpai
Senam fantasi bentuk meniru
Mengelompokkan gambar anak gemuk dan anak kurus
Mengelompokkan gambar anak berambut keriting dan gambar anak berambut lurus
Mengelompokkan buah yang besar dan kecil
Mencampur warna yang disenangi anak
Mencari dan menempel gambar buah yang disenangi
Membedakan macam-macam suara perkusi
Membuat air teh
Membuat sirup
Membuat susu
Membedakan macam-macam bau
Menyebut urutan bilangan 1-5
Membilang dengan benda-benda 1-5
Membuat urutan bilangan 1-5 dengan benda-benda
Menceritakan kegiatan waktu makan pagi
Menceritakan kegiatan waktu makan siang
Menceritakan kegiatan waktu makan malam
Menyusun kepingan puzle

Bermain tebak suara
Menirukan 4 urutan kata
Melakukan 3 perintah secara berurutan
Menyebutkan nama diri
Menyebutkan jenis kelamin
Bercerita tentang pengalaman
Bermain tebak gerakan duduk, jongkok, dll.
Bermain tepuk tangan menurut posisi




Rabu, 09 Maret 2011

Perangkat Pembelajaran Taman Kanak-kanak

1. SILABUS

A.     PENGERTIAN
Silabus merupakan seperangkat rencana dan pengaturan kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas dan penilaian hasil belajar. Silabus harus disusun secara sistematis dan berisikan komponen-komponen yang saling berkaitan untuk memenuhi target pencapaian kompetensi dasar. Silabus di Paud formal pada kelompok usia 4-6 tahun dituangkan dalam bentuk perencanaan semester, perencanaan mingguan dan perencanaan harian
B.     PENGEMBANGAN SILABUS
a.      Perencanaan Semester
Perencanaan semester merupakan program yang dipetakan berisi jaringan tema, bidang pengembangan, kompetensi dasar, hasil belajar dan indicator yang ditata secara urut dan sistematis, alokasi waktu yang diperlukan untuk setiap jaringan tema dan sebarannya ke dalam semester 1 dan 2
Langkah-langkah pengembangan program semester, sebagai berikut:
1.      Mempelajari Standar Kompetensi Dasar
2.      Menentukan Tema yang dapat mempersatukan kompetensi-kompetensi tersebut untuk setiap kelompok dalam satu semester
3.      Membuat matrik hububungan Kompetensi Dasar. Dalam langkah ini yang harus dilakukan adalah memasukkan hasil belajar dan atau indicator kedalam jaringan tema
2. TEMA DAN SUB TEMA
     semester/ganjil
NO
TEMA
SUB TEMA
Waktu
1
Diri Sendiri
a.       Aku
b.      Panca Indra
c.       Kesukaanku
d.      Keluargaku
a.       1 minggu
b.      1 minggu
c.       1 minggu
d.      1 minggu
2
Kebutuhanku
a.       Makan dan Minum
b.      Pakaian
c.       Kesehatan dan kebersihan
d.      keamanan
a.       1 minggu
b.      1 minggu
c.       1 minggu

d.      1 minggu
3
Lingkunganku

e.      Rumahku
f.        Sekolahku
g.       Tempat tinggalku
a.       1 minggu
b.      1 minggu
c.       1 minggu
4
Binatang

a.       Binatang piaraan dan liar
b.      Darat, Laut dan Udara
a.       1 minggu
b.      1 minggu
5
Tanaman
a.       Sayuran
b.      Buah-buahan
c.       Hias
a.       1 minggu
b.      1 minggu
c.       1 minggu


3.  Contoh Model RKM
Tema : Diri Sendiri

 
Pembiasaan

Seni

Fisik/Motorik

Kognitif

Bahasa

Mengucapkan doa sebelum dan sesudah makan
Menyanyi lagu “Doa”
Menyanyi lagu “Aku Punya Tangan dan Kaki”
Menyanyi lagu “Tuhan Maha Esa”
Mencuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan
Makan bersama

Menggambar bebas dengan pensil warna
Menggambar bebas dengan krayon
Menggambar bebas dengan kapur tulis
Menggambar bebas dari bentuk dasar titik (.)
Menggambar bebas dari bentuk dasar lingkaran (o)
Menggambar bebas dari bentuk dasar segitiga (D)
Mewarnai gambar orang
Mewarnai gambar buah
Mewarnai gambar mainan
Meronce manik-manik dengan 2 pola
Mencipta satu bentuk bangunan dari balok
Mencipta satu bentuk bangunan dari kepingan geometri
Permainan warna dengan krayon
Bertepuk tangan dengan 2 pola
Ritmik Terpimpin
Menyanyi lagu “Panca Indera”

Fisik/Motorik
Menyisir rambut
Mencuci dan melap tangan
Memakai sepatu sendiri
Membentuk mainan yang disenangi dengan plastisin
Membentuk dengan adonan tepung
Membentuk dengan pasir
Membuat garis lengkung
Membuat garis tegak
Menggunting garis lurus
Menggunting garis lengkung
Mencocok dan menempel gambar orang
Mencocok dan menempel gambar mainan
Menyusun 12 kubus menjadi bentuk menara
Berjalan pada garis lurus
1
 
Berjalan pada garis lurus dengan membawa beban
Meloncat dari ketinggian 30 cm
Memanjat, bergantung, berayun
Menendang bola ke depan
Menendang bola ke belakang
Merayap membentuk lingkaran
Merangkak menerobos simpai
Senam fantasi bentuk meniru
Mengelompokkan gambar anak gemuk dan anak kurus
Mengelompokkan gambar anak berambut keriting dan gambar anak berambut lurus
Mengelompokkan buah yang besar dan kecil
Mencampur warna yang disenangi anak
Mencari dan menempel gambar buah yang disenangi
Membedakan macam-macam suara perkusi
Membuat air teh
Membuat sirup
Membuat susu
Membedakan macam-macam bau
Menyebut urutan bilangan 1-5
Membilang dengan benda-benda 1-5
Membuat urutan bilangan 1-5 dengan benda-benda
Menceritakan kegiatan waktu makan pagi
Menceritakan kegiatan waktu makan siang
Menceritakan kegiatan waktu makan malam
Menyusun kepingan puzle

Bermain tebak suara
Menirukan 4 urutan kata
Melakukan 3 perintah secara berurutan
Menyebutkan nama diri
Menyebutkan jenis kelamin
Bercerita tentang pengalaman
Bermain tebak gerakan duduk, jongkok, dll.
Bermain tepuk tangan menurut posisi




a




PPG PG-PAUD

Terjadinya perubahan-perubahan yang sangat cepat dalam segala aspek kehidupan akibat dari gelombang globalisasi serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memunculkan serangkaian tantangan baru yang perlu disikapi dengan cermat dan sistematis.  Perubahan tersebut secara khusus berdampak terhadap tuntutan akan kualitas pendidikan secara umum, dan kualitas pendidikan guru secara khusus untuk menghasilkan guru yang profesional. 
Guru profesional adalah guru yang dalam melaksanakan tugasnya mampu menunjukkan kemampuannya yang ditandai dengan penguasaan kompetensi akademik kependidikan dan kompetensi substansi dan/atau bidang studi sesuai bidang ilmunya. Calon guru harus disiapkan menjadi guru profesional melalui pendidikan profesi guru. Menurut Undang-Undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan profesi adalah pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan mahasiswa didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus. Dengan demikian, program Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk lulusan S-1 Kependidikan dan S-1/D-IV Non- Kependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru, agar mereka dapat menjadi guru yang profesional sesuai dengan standar nasional pendidikan dan memperoleh sertifikat pendidik. Dengan demikian keluaran PPG PGPAUD diharapkan mampu beradaptasi dan melaksanakan tugas profesi pendidik yang unggul, bermartabat, dan dibanggakan lembaga pendidikan pengguna, masyarakat dan bangsa Indonesia.
B.  Pengertian Program PPG
Sesuai pasal 1 ayat 2 Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun  2009 tentang Pendidikan Profesi Guru disebutkan bahwa program pendidikan profesi guru prajabatan yang selanjutnya disebut program Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah program pendidikan yang diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S1 kependidikan dan S1/D IV nonkependidikan yang memiliki bakat dan minat menjadi guru agar menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik profesional pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Program PPG PGPAUD merupakan satu kesatuan dan kelanjutan dari program akademik S1 program studi pendidikan anak usia dini.
C.  Landasan Penyelenggaraan Program PPG
1.    Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2.    Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
3.    Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
4.    Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru
5.    Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru
6.    Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2009 tentang Program Pendidikan Profesi Guru Pra-Jabatan.
7.    Naskah Akademik Program PPG Pra-Jabatan
8.    Panduan Penyelenggaraan Program PPG Pra-Jabatan
D.  Tujuan Program PPG
Mengacu pada pasal 3 Undang-Undang  Nomor 20 Tahun 2003, tujuan umum program PPG adalah menghasilkan calon guru yang memiliki kemampuan mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu mengembangkan potensi mahasiswa didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara  yang demokratis serta bertanggung jawab.
Tujuan khusus program PPG seperti yang tercantum dalam pasal 2 Permendiknas Nomor 8 Tahun 2009  adalah untuk menghasilkan calon guru yang memiliki kompetensi dalam merencanakan, melaksanakan, dan menilai pembelajaran; menindaklanjuti hasil penilaian, melakukan pembimbingan, dan pelatihan mahasiswa didik serta melakukan penelitian, dan mampu mengembangkan profesionalitas secara berkelanjutan.

Deskripsi Mata Kuliah S1 PAUD

DESKRIPSI MATA KULIAH S1 PAUD

A.         PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN

1. UNB- 100  PENDIDIKAN AGAMA (3 SKS)
Mempelajari konsep ketuhanan dalam Islam, hakekat manusia menurut Islam, hukum HAM dan demokrasi dalam Islam, etika moral dan akhlak, ipteks dalam Islam, kerukunan antar umat beragama, kebudayaan Islam, dan implementasinya bagi pengembangan anak usia dini.
                          
2. UNB-101  PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (3 SKS)
Mengkaji, menghayati dan mengamalkan cita-cita, nilai, konsep, norma dan moral pancasila dalam dinamika kehidupan masyarakat indonesia, konsep dan prinsip kepribadian nasional, penegakan hukum, semangat kebangsaan dan cinta tanah air serrtas bela negara, berlatih sebagai warga negara yang cerdas, serta mampu membangun kehidupan kelas dan sekolah dengan memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar.

3. UNB-103   ILMU ALAMIAH DASAR (2 SKS)
Membekali mahasiswa tentang hakekat; konsep dasar; tujuan dan manfaat ilmu alamiah dasar; sikap dan metode ilmiah, peranan sains dalam pembangunan, sejarah manusia dan fungsi manusia dalam kehidupan,  kedudukan bumi dan tata surya, peradaban manusia dan peranannya dalam keseimbangan lingkungan, sumber daya yang dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbaharui, serta peranan pendidik/guru pada pendidikan usia dini dalam pelestarian lingkungan alam.

4. UNB-104   BAHASA INDONESIA (4 SKS)
Mengkaji, menghayati, dan menerapkan hakekat, konsep dasar, tujuan, manfaat, fungsi, kaidah, tata bahasa, prinsip-prinsip membaca, menyimak, mengkomunikasikan, dan menulis yang sesuai dengan tatanan/standar Bahasa Indonesia yang baik dan benar (baku) serta aplikasinya untuk pembelajaran pada  pendidikan anak usia dini. 

5. UNB-105   BAHASA INGGRIS (2 SKS)
Membantu mahasiswa memiliki kompetensi menguasai dasar-dasar bahasa Inggris terutama yang berkaitan dengan kalimat-kalimat sederhana dan kosa kata yang dekat dengan bidang kajian pada pendidikan anak usia dini, serta melatih mahasiswa menggunakannya dalam konteks yang sesuai, baik dalam bentuk tertulis maupun lisan.
 

B.         PENGUASAAN ILMU DAN KETERAMPILAN

1. KIP-101.   PENGANTAR KEPENDIDIKAN (2 SKS)  
Mata kuliah ini mengkaji tentang kebutuhan manusia akan pendidikan, hakekat dan beberapa teori pendidikan, landasan-landasan pendidikan, sistem pendidikan nasional, permasalahan pendidikan, tugas dan tanggung jawab guru TK, paradigma baru pendidikan, pendidikan life skills dan pendidikan budi pekerti.

2. KIP-102. BIMBINGAN DAN KONSELING (2 SKS)
Pengertian, konsep bimbingan dan konseling di PAUD yang meliputi layanan bimbingan belajar di PAUD, pengumpulan dan penyimpanan data siswa, teknik bimbingan dan konseling, identifikasi masalah dan pemecahan masalah anak, program dan organisasi bimbingan dan konseling di PAUD.

3. KIP-103. BELAJAR DAN PEMBELAJARAN (4 SKS)
Mata kuliah ini berisi tentang konsep hakekat belajar dan pembelajaran, teori-teori belajar, prinsip dan asas pembelajaran, beberapa pendekatan dan model pembelajaran, masalah-masalah pembelajaran.

4. KIP-104. PROFESI KEPENDIDIKAN (3SKS)
Mata kuliah ini mengkaji dan membentuk wawasan tentang pengertian profesi, syarat-syarat profesi pendidikan, kode etik guru, sikap profesional keguruan, peranan guru dalam pembelajaran, undang-undang guru dan dosen, sertifikasi guru, sistem dan organisasi PAUD serta peranan guru dalam manajemen PAUD.

5. KIP-105.  MANAJEMEN PENYELENGGARAAN PAUD  (2 SKS)   
Berisi : tentang kajian penyelenggaraan program-program pendidikan untuk anak usia dini yang mencakup pengertian berbagai seting pendidikan anak usia dini, tujuan, jenis serta persyaratan penyelenggaraan lembaga pendidikan untuk anak usia dini; pemahaman pola managemen pendidikan untuk anak usia dini pada berbagai seting pendidikan; supervisi pendidikan pada lembaga pendidikan untuk anak usia dini.

C.         KEAHLIAN BERKARYA

1. PUD-101. KONSEP DASAR PAUD (2 SKS)
Berisi : telaah hakikat pendidikan anak usia dini yang mencakup : pengertian, tujuan, fungsi dan prinsip pengembangan anak usia dini, lingkup pendidikan usia dini berdasarkan pendekatan kebijakan dan pendekatan analisis teori ; model-model penyelenggaraan pengembangan anak usia dini lintas departemen dan LSM ; telaah konsep pengembangan anak usia dini secara terpadu.

2. PUD-102. STATISTIK PENDIDIKAN (2 SKS)
Berisi : pembahasan tentang konsep dasar analisis statistika dalam kegiatan pendidikan yang mencakup makna, tujuan dan jenis statistika, hubungan statistika dengan kegiatan penelitian; pemahaman makna, tujuan, jenis dan prosedur analisis statistik deskriptif, pemahaman makna, tujuan, jenis dan prosedur analisis statistik inferensial untuk pengujian hipotesis nol.

3. PUD-103. PERENCANAAN PENGAJARAN PAUD (3 SKS)
Berisi : telaah tentang hakikat perencanaan pembelajaran; pengertian , tujuan, manfaat dan kriteria perencanaan pembelajaran yang baik; telaah tentang prinsip-prinsip pembelajaran; langkah-langkah penyusunan model-model perencanaan pembelajaran untuk pembelajaran anak usia dini pada berbagai seting pendidikan.

4. PUD-104.  STRATEGI PEMBELAJARAN PAUD (3 SKS)                 
Berisi : review konsep dasar pendidikan untuk anak usia dini; telaah berbagai ragam pendekatan pembelajaran pada anak usia dini (pendekatan discovery, pendekatan proses, pendekatan kongkrit, pendekatan holistik dsb), jenis-jenis metode belajar mengajar untuk anak usia dini pada berbagai jenis pengembangan; telaah berbagai contoh dan praktik pengelolaan pembelajaran pada anak usia dini di berbagai seting pendidikan.

5. PUD-105.  MEDIA PEMBELAJARAN  PAUD (2 SKS)                       
Berisi : mampu memahami peranan media pembelajaran ; ragam media pembelajaran dan pemilihan media ; prinsip-prinsip pembuatan, penggunaan dan pengembangan media untuk pembelajaran Anak Usia Dini.

6. PUD-106.  EVALUASI PEMBELAJARAN PAUD (3 SKS)                  
Berisi telaah tentang hakikat evaluasi pembelajaran ; pengertian tujuan, manfaat dan kriteria evaluasi pembelajaran, langkah-langkah penyususnan instrumen, (tes dan non tes) untuk proses dan hasil pembelajaran anak usia dini di berbagai seting anak usia dini (seperti TPA, Playgroup dan TK).

7. PUD-107.  PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA (2 SKS)
Berisi : telaah tentang hakikat keluarga yang mencakup pengertian, tujuan, peran, tanggung jawab keluarga; kajian perilaku anak dalam keluarga; model pendidikan orang tua dalam keluarga; interaksi sosial edukatif orang tua dan anak; telaah perilaku dan sikap orang tua yang mendukung tumbuh kembang anak.

8. PUD-108. PROGRAM KEGIATAN PENDIDIKAN TK, KB & TPA (3 SKS)
Mata kuliah ini memperkenalkan berbagai kegiatan pendidikan yang dilaksanakan di TK dengan 11 tema serta kegiatan kelompok bermain dengan 6 materi kelompok belajar usia 3 tahun dan 7 materi belajar untuk kelompok 3 – 6 tahun dan materi kegiatan TPA.

9. PUD-109. PROGRAM KEGIATAN PAUD TERINTEGRASI (2 SKS)
Berisi tentang pengertian, visi, misi dan fungsi program PAUD, kegiatan-kegiatan pada program pembelajaran PAUD, kegiatan-kegiatan pada program bimbingan di PAUD, kegiatan-kegiatan pada bentuk-bentuk PAUD terintegrasi (program posyandu, Bina Keluarga Balita, Taman Kanak-Kanak, Taman Pengasuhan / Penitipan AUD, Kelompok Bermain, dan kegiatan-kegiatan pada Taman Pendidikan Al-Quran).

10. PUD-110. PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN LOGIKA PAUD (3 SKS)
Membahas tentang konsep dasar, tujuan, dan prinsip pengembangan logika pada PAUD, pengembangan daya pikir melalui matematika, strategi dan metodologi pengembangan daya pikir, materi,  alat dan media pembelajaran matematika dengan bermain dan bernyanyi, serta implikasinya dalam merancang persiapan, melaksanakan pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar matematika di PAUD. 

11. PUD-111.  PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SAINS PAUD (3 SKS)
Membekali mahasiswa memiliki kompetensi melalui kajian terhadap konsep dasar, tujuan, manfaat, dan prinsip-prinsip pengembangan sains pada anak prasekolah, pengembangan daya pikir dan kreativitas melalui sains, strategi dan metodologi pengembangan sains, mengembangkan tema/materi, menyusun alat dan media pembelajaran dengan bermain, bernyanyi dan memanfaatkan lingkungan, serta implikasinya dalam merancang persiapan, melaksanakan pembelajaran, evaluasi proses dan hasil belajar sains di PAUD. 

12. PUD-112. PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENGETAHUAN SOSIAL PAUD (3 SKS)
Mata kuliah ini memberikan pemahaman dan keterampilan pada mahasiswa tentang konsep metode pengembangan dan ilmu pengetahuan sosial, tujuan, ruang lingkup bidang kajian, prinsip-prinsip pengembangan, model serta strategi/pendekatan dalam pengembangan keterampilan ilmu pengetahuan sosial, serta aplikasinya bagi pembelajaran pada anak, baik dalam penyusunan rencana, pelaksanaan maupun evaluai pembelajaran di PAUD.

D. PERILAKU BERKARYA

1. PUD-201.  PERKEMBANGAN ANAK I   (3 SKS)
Berisi : telaah tentang hakikat perkembangan anak yang mencakup : pengertian, dimensi, tugas perkembangan, prinsip dan hukum perkembangan bahasa, daya pikir, daya cipta, motorik halus dan motorik kasar.

2. PUD-202.  PERKEMBANGAN ANAK II  (3 SKS)                   
Berisi : telaah tentang perkembangan afeksi, emosi, motivasi, disiplin, sosiabilitas, moral dan sikap yang mencakup pengertian, sub dimensi perkembangan afeksi, emosi, motivasi, sosiabilitas, moral dan sikap, tahap-tahap perkembangan masing-masing potensi tersebut, identifikasi jenis-jenis gangguan perkembangan anak pada masing-masing potensi tersebut.

3. PUD-203.  METODOLOGI PENGEMBANGAN MUSIK DAN TARI (3 SKS)
Berisi : pendalaman berbagai lagu anak (mencakup birama, irama dan intonasi) , memperkenalkan, membuat serta menggunakan alat musik sederhana dan modern serta berbagai jenis gerak dan tarian pendidikan pada anak-anak; berbagai bentuk pengembangan koreografis anak-anak.
4. PUD-204. METODOLOGI PENGEMBANGAN INTELEKTUAL (3 SKS)
Berisi : cara-cara mendorong kemampuan daya pikir dan daya cipta anak serta mampu membuat kegiatan-kegiatan sedehana untuk meningkatkan daya cipta dan daya pikir, telaah bahan-bahan pengembangan daya pikir anak, pengembangan metodologi, dan lembar kerja anak serta proses belajar mengajar bidang pengembangan intelektual.

5. PUD-205. METODOLOGI PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS (3 SKS)
Berisi : cara-cara mengembangkan keterampilan melalui pemberian kesempatan menggambar, menulis, melukis, melipat, meronce dan lainnya ; penyusunan berbagai bahan pengembangan motorik, pengembangan metode dan pembuatan berbagai jenis latihan motorik halus.

6. PUD-206. METODOLOGI PENGEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI (3 SKS)
Berisi : cara-cara mengembangkan kemampuan berbicara, mendengarkan dan mengungkapkan perasaan melalui bernyayi, mendongeng, permainan ; kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan minat baca tulis anak.

7. PUD-207. METODOLOGI PENGEMBANGAN MORAL & DISIPLIN (3 SKS)
Mengkaji tentang konsep dasar moral dan disiplin anak usia dini, tahapan perkembangan moral, disonansi moral, berbagai pendekatan dan teori perkembangan moral, strategi dan contoh penyusunan perencanaan penanaman serta pemngembangan moral dan disiplin, alat penilaian dalam pengembangan moral dan disiplin pada anak usia dini.

8. PUD-208. METODOLOGI PENGEMBANGAN AGAMA & AFEKTIF (3 SKS)
Mengkaji tentang konsep dasar metode pengembangan agama dan afektif, berbagai teori pendidikan afektif, berbagai pendekatan dan metode pengembangan nilai-nilai agama melalui amalan praktis, doa, dan nyanyian religius untuk anak usia dini,  permasalahan dalam pengembangan dan solusi dalam pembelajaran afeksi pada anak usia dini.

9. PUD-209. METODOLOGI PENGEMBANGAN MOTORIK KASAR (3 SKS)
Berisi : cara mengembangkan kemampuan motorik kasar melalui penanaman kesempatan bermain dengan gerak, lari, lompat serta alat permainan; gerakan-gerakan yang disesuaikan dengan musik dan lagu.

10. PUD-210.  KESEHATAN DAN GIZI (2 SKS)              
Berisi: telaah tentang kesehatan anak yang mencakup: pengertian anak sehat dan dimensinya; gangguan-gangguan kesehatan anak; pemeliharaan kesehatan anak; telaah tentang gizi anak yang mencakup: pengertian gizi, karakteristik makanan bergizi; analisis hubungan gizi dengan kesehatan dan kecerdasan anak; penyusunan makanan sehat.

11. PUD-211. OLAH RAGA ANAK USIA DINI (2 SKS)
Mata kuliah ini membahas konsep dasar olah raga bagi anak usia dini, nilai-nilai,   dasar falsafah, aspek, pertumbuhan dan perkembangan kebugaran jasmani, keterampilan dasar-dasar atletik, senam, permainan, dan renang, aplikasi model-model pembelajaran pendidikan jasmani, evaluasi kuantitatif dan kualitatif serta pengembangan cabang-cabang olah raga pilihan sesuai dengan minat dan bakat anak usia dini.

12. PUD-212.  DIAGNOSIS ANAK BERMASALAH (2 SKS)
Berisi:  telaah tentang hakikat anak berkesulitan belajar yang mencakup: pengertian, dimensi-dimensi anak berkesulitan belajar, karakteristik anak berkesulitan belajar (diskalkulia, disleksia, disgrafia); model pendidikan bagi penaganan anak berkesulitan belajar yang mencakup: analisis kebutuhan (kurikulum, model pembelajaran);  instrument deteksi dini anak berkesulitan belajar.

13. PUD-213.  SENI KETERAMPILAN ANAK USIA DINI (3 SKS)                  
Berisi : pengenalan dan pembuatan jenis bentuk-bentuk dimensi dan 3 dimensi dalam seni rupa sebagai konsep dasar dan praktik untuk mengembangkan berbagai potensi anak melalui seni rupa.

14. PUD-214.  MUSIK DAN TARI   (4 SKS)         
Berisi : pengenalan konsep dasar antropobiologis yang mencakup : pengertian, ruang lingkup, contoh dan penggunaan irama pada beberapa lagu anak; konsep dasar tentang birama yang meliputi : pengertian, jenis dan contoh penggunaan birama pada beberapa lagu anak; konsep dasar tentang notasi yang meliputi : pengertian, jenis, ruang lingkup dan contoh penggunaan intonasi pada lagu anak-anak; konsep dasar penciptaan lagu anak.

15. PUD-215. BERMAIN DAN PERMAINAN ANAK (2 SKS)
Berisi : Kajian tentang hakikat bermain bagi anak yang mencakup : pengertian, tujuan, fungsi dan analisis jenis-jenis kegiatan bermain anak ; perkembangan fase bermain pada anak; telaah karakteristik bermain edukatif, penysunan (disain) permainan dan alat bermain edukatif.

16. PUD-216. PPL I (2 SKS)
Berisi: pembekalan mahasiswa dengan kemampuan profesional yaitu seperangkat komponen pengetahuan; nilai dan sikap serta keterampilan yang diperlukan bagi profesi pendidik/guru PAUD.

17. PUD-217.  PPL II (4 SKS)
Berisi: pelatihan dengan penerapan kemampuan profesional yang memiliki pada lembaga-lembaga PAUD yang ada.

18. PUD-218. ANALISIS KEBUTUHAN ANAK USIA DINI (4 SKS)                 
Berisi:  analisis kebutuhan  anak  usia dini berdasarkan telaah  dimensi-dimensi perkembangan anak  (emosi, disiplin, moral, konsepdiri,  sosial,  kognitif, motorik dan jasmani);  telaah kurikulum  berdasarkan  kebutuhan  anak usia dini;  model pembelajaran untuk berbagai setting ( sekolah dan luar sekolah , kota dan desa);  evaluasi perkembangan  anak usia dini;  model pengembangan optimalisasi potensi bawaan  yang mencakup emotional quention (EQ) dan intellegent question (IQ).

19. PUD-219.  MODIFIKASI TINGKAH LAKU ANAK  (2 SKS)                       
Berisi : telaah hakikat pendekatan individual yang mencakup : pemahaman individu anak, aspek-aspek, sumber data dan teknik pemahaman anak; model-model analisis pengubahan tingkah laku anak.

20. PUD-220. PROGRAM PELATIHAN BABY SITTER (3 SKS)

21. PUD-221. PENGEMBANGAN KREATIVITAS & KETERBAKATAN
(3  SKS)
Berisi : telaah tentang hakikat kreativitas yang mencakup : pengertian, dimensi/aspek, karakteristik anak kreatif, model pendidikan bagi pengembangan kreativitas anak yang mencakup : penyusunan kurikulum, metode pembelajaran, pengembangan bahan pengayaan dan penyusunan instrumen perkembangan kreativitas anak; telaah hakikat keberbakatan yang mencakup : pengertian, dimensi/aspek, karakteristik anak berbakat; model pendidikan bagi pengembangan keberbakatan anak yang mencakup : penyususnan kurikulum metode pembelajaran, pengembangan bahan pengayaan dan penyususnan instrumen perkembangan anak.

22. PUD-222. POLA ASUH ANAK USIA DINI (3 SKS)
Mata kuliah ini membahas tentang konsep dasar pola pengasuhan anak usia dini yang meliputi mengasuh dan mendidik, tujuan mendidik, prinsip-prinsip mendidik, karakteristik kepribadian pendidik, jenis pola asuh, mengasuh anak dengan cinta dan logika, pembinaan watak anak sejak dini antaranya adalah kepemimpinan kreativitas, tanggung jawab, belajar: hubungan antara sikap orang tua dan tingkah laku anak, hak asasi anak.

23. PUD-223. PEMBINAAN ANAK KESULITAN BELAJAR (3 SKS)
Mata kuliah ini membahas tentang hakikat kesulitan belajar, teori-teori pembinaan anak berkesulitan belajar, asesmen bagi anak berkesulitan belajar, sistem pembinaan untuk meningkatkan prestasi belajar bagi anak berkesulitan belajar, kesulitan-kesulitan belajar khusus, intervensi dini bagi anak yang berkesulitan belajar

24. PUD-224.  METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN (2 SKS)
Berisi : pembahasan tentang berbagai metode penelitian (khususnya penelitian tindakan kelas) ; jenis dan disain penelitiannya ; jenis variabel, data dan hipotesis ; teknik pengumpulan data ; penyusunan dan pengujian instrumen; teknik analisis data.
         
25. PUD-225.  SEMINAR PAUD (2 SKS)
Mengkaji isu dan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan pengelolaan di PAUD (kurikulum dan pembelajaran, kesiswaan, pendidik/guru, sarana dan prasarana, keuangan, dan hubungan masyarakat), mencari solusi permasalahan, melakukan inovasi pengembangan pengelolaan, menyusun desain dan aplikasi pengembangan pendidikan anak usia dini.  
26. PUD-226. SKRIPSI (6 SKS)
Praktik menyusun karya tulis dalam bentuk penelitian bidang ilmu pendidikan anak usia dini yang sesuai dengan kaidah, prinsip, metode, dan etika ilmiah yang menyangkut penulisan judul, abstract, ringkasan, pendahuluan (latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian), kajian pustaka (deskripsi teoritis, kajian penelitian yang relevan, hipotesis), metode penelitian (desain, populasi dan sampel/subyek penelitian, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data), hasil dan pembahasan penelitian, simpulan, implikasi dan saran, dan daftar pustaka; serta menyajikan hasil penelitian tersebut dan diuji sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan dalam bidang PAUD.   

E. BERKEHIDUPAN KEMASYARAKATAN

1. UNB-107. APLIKASI KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI (2 SKS)
Membekali mahasiswa memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang dasar-dasar komputer, aplikasi program komputer (microsoft word, microsoft excel, microsoft power point, windows media player, berbagai games untuk anak, akses program internet, dan sebagainya), pengelolaan informasi dan pesan, dan aplikasi teknologi informasi yang dapat diaplikasikan untuk mendukung tugas dan peranannya sebagai pendidik/guru.  
 
2. UNB-400  KULIAH KERJA NYATA (4 SKS)
Mempelajari permasalahan kemasyarakatan dan mempraktikan bidang keilmuannya, utamanya dalam penyelenggaraan pembelajaran dan mengelola pendidikan usia dini secara sistematis, terpadu, dan interdisipliner dengan mahasiswa bidang keilmuan lain dalam rangka membantu memecahkan permasalahan pembangunan dan inovasi di masyarakat.